Dia otak kedua saya

Aku seorang pelupa. Aku perlu diberitahu, diingatkan, dikhabarkan. Ada benda aku ingat, ada benda aku langsung tak ingat. Daya ingatan sudah lemah agaknya. Sama juga dengan tidur ku. Kadang-kadang senang bangun, kadang-kadang langsung tak dengar bunyi alarm sampaikan si dia call sampai 13 kali aku masih tak sedar. Memang tidur mampus. Si dia selalu mengingatkan aku. Seperti otak kedua. Tapi yang paling best, kami bersetuju dalam banyak hal. Sehati sejiwa la katakan. Jadi, saya sayang kamu… (sila muntah).

* lagu ketika menulis, Barry Manilow – Can’t Smile Without You.

This entry was posted in Inspiration, Life, Love, Secret. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

4 Comments

  1. Posted August 20, 2008 at 9:31 am | Permalink

    tak ckup otak rupa-rupanya manusia ek

  2. Posted August 20, 2008 at 1:11 pm | Permalink

    *muntah*

  3. Posted August 20, 2008 at 2:41 pm | Permalink

    saya syng kamu juga bali.jgn pergi dari MW.

    HOHO

  4. Posted August 21, 2008 at 5:13 am | Permalink

    Aku akan pergi dari sini. Jangan kau tangisi pemergian ku…

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • He's a Web Producer at D5. Really passionate about creating attractive, usable, accessible user interface design. He likes to watch art movie and listening to post-rock/ambient/shoegaze. A noobie photographer and he was once a vector artist. Have a look at his work.